Friday, August 27, 2010

Facebook Places - Safety or Threat? Keamanan atau Ancaman?

"WARNING! Facebook launched Facebook ''Places'' yesterday. Anyone can find out where you are and when you are logged in. It gives the actual address & map location of where you are as you use Facebook. Make sure your kids know." Begitulah status salah seorang Facebook user yang berasal dari Amerika Serikat yang muncul di Home page saya beberapa menit yang lalu, yang kira-kira terjemahannya sebagai berikut: "Hati-hati! Kemarin, Facebook meluncurkan Facebook "Places". Siapapun akan dapat mengetahui di mana dan kapan anda mengakses Facebook. (Fitur) ini akan memberikan informasi aktual tentang alamat & lokasi anda saat anda menggunakan Facebook. Pastikan anak-anak anda mengetahui hal ini."

Beberapa hari yang lalu memang sudah tersiar kabar bahwa Facebook akan meluncurkan suatu fitur "pengaman" yang disebut Facebook Places. Dengan fitur ini, orang lain akan dapat mengetahui lokasi anda secara tepat dan pasti saat anda sedang online di Facebook. Lantas mengapa terkesan begitu heboh? Alasan apa pula yang membuat Facebook meluncurkan fitur yang canggih tapi cukup "aneh" ini?

Bisa ditebak dengan mudah mengapa Facebook melakukan hal ini, yaitu untuk menekan tingkat penyalahgunaan (abuse) account Facebook untuk tujuan-tujuan yang melanggar hukum, misalkan penculikan, pelecehan (harassment), penipuan (fraud), atau bahkan terorisme . Otomatis, jika seseorang sedang menggunakan Facebook untuk salah satu tujuan yang melanggar hukum seperti yang disebut di atas, maka akan dapat dengan mudah diketahui dimana orang tersebut sedang berada. Dari sini, "diharapkan" tindakan yang melanggar hukum tersebut dapat segera diantisipasi atau mungkin juga ditindak dengan tegas.

Langkah Facebook ini bisa dimengerti mengingat tingginya tingkat penyalahgunaan (abuse) yang terjadi di Facebook, mulai dari tingkat yang paling ringan seperti memberikan informasi palsu tentang asal-usul atau tempat tinggal, hingga ke kasus yang lebih berat semacam penipuan dan cyber crime lainnya. Terlebih lagi disaat kasus "terorisme" kian meningkat seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Di samping itu, mungkin Facebook juga ingin semakin memperbesar keunggulannya dibandingkan situs-situs jejaring sosial (Social Networking) lainnya dengan menambah ketersediaan informasi tentang seseorang dengan melacak keberadaannya saat online.

Namun mengapa status Facebook user yang berasal dari Amerika Serikat tersebut jelas mengesankan bahwa dia sedang panik? Apakah dia seorang pelaku kejahatan? Mengapa pula dia menyebutkan "Make sure your kids know" yang berarti "pastikan anak-anak anda mengetahui hal ini"? Apa yang akan terjadi jika anak-anak kita tidak mengetahuinya?

Saat ini, topik Facebook Places ini memang sedang menjadi polemik tersendiri di kalangan para Facebookers. Di satu sisi, memang perlu dilakukan langkah-langkah pengamanan (dalam batas-batas tertentu) untuk menekan jumlah penyalahgunaan (abuse) yang kerap terjadi. Namun di sisi lain, langkah Facebook ini bisa dianggap pelanggaran terhadap privasi seseorang. Bahkan, yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah keamanan para Facebookers justru bisa terancam dengan fitur ini. Betapa tidak? Lokasi Facebook users yang bisa diketahui oleh siapapun bisa saja semakin memudahkan tindak kejahatan seperti penipuan, pencurian, dan penculikan. Pelaku kejahatan atau orang yang sedang merencanakan kejahatan akan dapat mengetahui di mana kita atau anak-anak kita sedang berada saat online di Facebook. Bahkan mereka yang tidak pernah berniat apa-apa bisa saja timbul niat jahatnya saat mengetahui bahwa seseorang sedang tidak berada di rumahnya. Hal ini menjadi alasan yang jelas mengapa banyak pihak terutama para orang-tua menjadi panik dan khawatir, terlebih saat kasus penculikan anak sedang marak seperti akhir-akhir ini.

Ibarat pedang bermata dua, fitur ini tidak saja dapat mencegah, namun juga bisa membuka atau memudahkan peluang terjadinya tindak kejahatan. Untungnya, fitur Facebook Places ini tidak mengikat dan hanya bersifat opsi yang bisa diaktifkan atau dimatikan sesuai dengan keinginan kita. Secara otomatis, fitur ini langsung aktif pada account semua Facebook users. Jika anda tidak menginginkannya, anda bisa menon-aktifkan fitur tersebut dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  1. Click "Account" di sebelah kanan atas halaman Facebook anda. Kemudian akan muncul menu vertikal (berderet ke bawah)
  2. Click "Account Settings". Anda akan masuk di halaman pengaturan (settings) dimana anda akan mendapatkan banyak tab (Settings, Networks, Notifications, Mobile ... dst).
  3. Click tab "Notifications".
  4. Scroll (geser) layar ke arah bawah, hingga anda menjumpai "Places", "Tags me at a place", dan "Comments on my visits to places".
  5. Hilangkan tanda centang pada box di sebelah kanan "Tags me at a place", dan "Comments on my visits to places".
  6. Scroll layar lagi ke bawah, klik "Save Changes" untuk menyimpan perubahan yang telah anda lakukan. Jangan lupakan langkah ke-6 ini karena jika tidak di "Save", settingan Places akan kembali aktif.
  7. Tidak ada langkah ke-7. Akan muncul tulisan "Your changes have been saved" di bawah tab Settings. Sekarang, fitur Facebook Places telah anda matikan.
Nah, sekarang pilihan ada di tangan anda. Apakah anda akan menggunakannya atau mematikannya? Juga apakah anda akan menganjurkan teman-teman, anak-anak, atau anggota keluarga anda lainnya untuk mematikan atau membiarkan fitur tersebut. Anda juga tidak perlu cemas atau khawatir secara berlebihan. Pertimbangkan masak-masak sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kita, termasuk kondisi lingkungan sekitar anda. Happy Facebooking. 

Related Articles:

0 comments:

Post a Comment