Check Our Latest Update

Soal Olimpiade & Ujian Sekolah Bahasa Inggris Elementary SD - SMP: Paket Soal 4A

H ai, siswa siswi hebat. Mister Guru sekali lagi akan membagikan salinan otentik dan contoh soal Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat SMP / MTs...

Home Pembelajaran UKG Soal Tes Pedagogik UKG dan Tes Akademik PPG Guru Bahasa Inggris SMA / SMK (Part 1)

September 03, 2014

Soal Tes Pedagogik UKG dan Tes Akademik PPG Guru Bahasa Inggris SMA / SMK (Part 1)

  1. Perubahan mendasar pada Kurikulum 2013 terletak pada standar kelulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian. Yang berkaitan dengan perubahan pada standar proses adalah ....
    1. menekankan pembelajaran melalui langkah mengamati, mempertanyakan, mengeksplorasi, menalar, dan mengkomunikasikan.
    2. membahas tentang kompetensi lulusan yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara berimbang.
    3. menyediakan materi yang berupa keseimbangan antara yang mendukung kemampuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
    4. mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian dan penilaian mandiri oleh siswa.

  2. Sedangkan perubahan yang berkaitan dengan standar penilaian adalah .......
    1. membahas tentang kompetensi lulusan yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara berimbang.
    2. menyediakan materi yang berupa keseimbangan antara yang mendukung kemampuan sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
    3. menekankan pembelajaran melalui langkah mengamati, mempertanyakan, mengeksplorasi, menalar, dan mengkomunikasikan.
    4. mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian dan penilaian mandiri oleh siswa.

  3. Alur berpikir penyempurnaan Kurikulum 2006 (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 antara lain di bawah ini, kecuali ....
    1. Standar isi diturunkan dari standar kompetensi lulusan melalui kompetensi inti yang bebas mata pelajaran.
    2. mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai.
    3. semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
    4. Standar isi dirumuskan berdasarkan standar kompetensi lulusan mata pelajaran yang dirinci menjadi standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran.
  4. Jika KD-nya adalah menunjukkan perilaku santun dan peduli dalam melakukan komunikasi interpersonal dengan guru dan teman, manakah penilaian yang relevan yang menunjukkan keautentikan?
    1. Simulasi dan/atau bermain peran dalam (a) meminta perhatian, (b) mengecek pemahaman, (c) menghargai kinerja yang baik, dan (d) meminta / mengungkapkan pendapat serta responnya.
    2. Observasi terhadap tindakan siswa untuk (a) meminta perhatian, (b) mengecek pemahaman, (c) menghargai kinerja yang baik, dan (d) meminta / mengungkapkan pendapat serta responnya, ketika muncul kesempatan di dalam dan di luar kelas.
    3. Membaca dan menulis laporan pengamatan yang menuntut pemahaman yang didalamnya termasuk tindakan menyebutkan dan menanyakan tentang keberadaan orang, benda, dan sesuatu.
    4. Pernyataan siswa secara tertulis dalam jurnal belajar sederhana tentang pengalaman belajar berinteraksi dengan (a) meminta perhatian, (b) mengecek pemahaman, (c) menghargai kinerja yang baik, dan (d) meminta / mengungkapkan pendapat, termasuk kemudahan dan kesulitannya.

  5. Pendekatan scientific yang diadopsi di dalam Kurikulum 2013 merujuk pada konsep Psikologi Belajar Bruner. Dalam pandangan psikologi kognitivistik, salah satunya tentang proses kognitif dalam proses penemuan. Disini siswa akan memperoleh sensasi dan kepuasan intelektual yang merupakan suatu penghargaan intrinsik. Bagian scientific manakah pandangan tersebut bisa diurai melalui langkah pembelajaran?
    1. mengamati
    2. mempertanyakan
    3. mengeksplorasi
    4. mengasosiasi
  6. Pak Ali, Guru SMK, terlihat sedang mempersiapkan langkah-langkah persiapan pembelajaran berikut:
    1. Menentukan tujuan pembelajaran.
    2. Melakukan identifikasi karakteristik siswa (kemampuan awal, minat, gaya belajar, dan sebagainya).
    3. Memilih materi pelajaran.
    4. Menentukan topik-topik yang harus dipelajari siswa secara induktif (dari contoh-contoh generalisasi).
    5. Mengembangkan bahan-bahan belajar berupa contoh-contoh, ilustrasi, tugas, dan sebagainya untuk dipelajari siswa.
    6. Mengatur topik-topik pelajaran dari yang sederhana ke kompleks, dari yang konkret ke abstrak, atau dari tahap enaktif, ikonik, sampai simbolik.
    7. Melakukan penilaian proses dan hasil belajar siswa.
    Tujuh langkah pembelajaran yang dipersiapkan Pak Ali termasuk dalam langkah model pembelajaran ....
    1. Problem-based learning
    2. Project-based learning
    3. Contextual learning
    4. Discovery learning

  7. Karakteristik tahapan model pembelajaran PBL (Problem-based Learning):
    Fase 1: Orientasi peserta didik pada masalah.
    Fase 2: Mengorganisasikan peserta didik.
    Fase 3: Membimbing penyelidikan individu dan kelompok ....
    Kelanjutan tahapan model tersebut adalah ....
    1. Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
      Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
    2. Fase 4: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
      Fase 5: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
    3. Fase 4: Membuat dan menyusun hasil karya.
      Fase 5: Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
    4. Fase 4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya.
      Fase 5: Menerapkan dan mengkaji proses pemecahan masalah.

  8. Karakteristik tahapan model pembelajaran Discovery Learning:
    1. Stimulation (Stimulasi/Pemberian Rangsangan)
    2. Problem Statement (Pernyataan/Identifikasi Masalah)
    3. Data Collection (Pengumpulan Data)
    4. Data Processing (Pengolahan Data)
    Kelanjutan fase-fase tersebut adalah ....
    1. Analyzing (Analisis Masalah) dan Verification (Pembuktian)
    2. Analyzing (Analisis Masalah) dan Generalization (Menarik Kesimpulan/Generalisasi)
    3. Generalization (Menarik Kesimpulan/Generalisasi) dan Verification (Pembuktian)
    4. Verification (Pembuktian) dan Generalization (Menarik Kesimpulan/Generalisasi)

  9. Karakteristik tahapan model pembelajaran Project-based Learning:
    1. Penentuan pertanyaan mendasar (Start with the essential question)
    2. Mendesain perencanaan proyek (Design a plan for the project)
    3. Menyusun jadwal (Create a schedule)
    4. Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the students and the progress of the project)
    Kelanjutan tahapan model tersebut adalah ....
    1. Menyampaikan hasil (Present the outcome) dan menguji pengalaman (Assess the experience)
    2. Melaporkan hasil (Report the outcome) dan mengevaluasi pengalaman (Evaluate the experience)
    3. Menguji hasil (Assess the outcome) dan mengevaluasi pengalaman (Evaluate the experience)
    4. Menguji hasil (Assess the outcome) dan menguji pengalaman (Assess the experience)

  10. Pembelajaran yang dikehendaki Kurikulum 2013 adalah pembelajaran yang dirancang agar setiap individu mampu menjadi pebelajar mandiri. Model pembelajaran yang disarankan untuk mencapai tujuan tersebut antara lain model penyingkapan (Discovery Learning), pembelajaran berbasis masalah (Problem-based learning), dan pembelajaran berbasis proyek (Project-based Learning). Pernyataan berikut yang paling tepat terkait model-model pembelajaran tersebut adalah ....
    1. untuk kompetensi yang didalamnya memuat pemahaman suatu konsep maka dapat dipilih Discovery Learning.
    2. Project-based Learning digunakan untuk membantu siswa menemukan konsep baru berdasarkan pengetahuan awal yang sudah ada.
    3. untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah maka paling tepat menggunakan model Discovery Learning.
    4. Problem-based Learning sebenarnya tidak tepat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris, karena untuk mempelajari suatu konsep harus dimulai dari definisi.

  11. Untuk mencapai KD "menyusun teks lisan dan tulis, untuk menyatakan dan menanyakan tentang tindakan/kegiatan/kejadian tanpa perlu menyebutkan pelakunya dalam teks ilmiah, dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang benar dan sesuai konteks", Bu Ita menjelaskan fase-fase berikut:
    FaseKegiatan Pembelajaran
    Fase 1
    Orientasi peserta didik pada masalah
    Siswa dihadapkan pada masalah peristiwa "Mengapa banyak terjadi banjir di Nusantara?"
    Fase 2
    Mengorganisasikan peserta didik
    Peserta didik dikelompokkan secara heterogen, masing-masing mengkaji lembar kegiatan berkenaan dengan data daerah banjir di Indonesia
    Fase 3
    Membimbing penyelidikan individu dan kelompok
    Peserta didik diarahkan meneliti data-data berkenaan dengan daerah banjir di Indonesia. Guru membimbing siswa dalam memecahkan masalah.
    Fase 4
    Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
    • Diskusi konsep, penyebab, dan bantuan langkah pemecahan masalah.
    • Mempresentasikan hasil diskusi kelompok.
    Fase 5
    Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
    Diskusi kelas untuk menganalisis hasil pemecahan masalah dan menyamakan persepsi tentang masalah dan solusi banjir di Indonesia. Peserta diharapkan menggunakan sumber multimedia untuk bantuan mengevaluasi hasil diskusi.
    Pembelajaran yang dilakukan Bu Ita tersebut menggunakan model pembelajaran ....
    1. Problem-based Learning
    2. Project-based Learning
    3. Inquiry Learning
    4. Discovery Learning

  12. Fase 5 pada model pembelajaran di atas merupakan langkah pembelajaran ... pada pendekatan scientific.
    1. observing
    2. questioning
    3. experimenting
    4. associating

  13. Pada saat mengidentifikasi keterkaitan buku guru dan siswa dengan SKL, KI, dan KD, hal yang bisa anda lakukan adalah ....
    1. mencermati SKL, KI, dan KD dalam Permendikbud dan buku guru dan siswa, apakah menunjukkan kesesuaian atau tidak.
    2. melihat SKL, KI, dan KD dalam draft silabus dan buku guru dan siswa apakah menunjukkan persamaan atau tidak.
    3. membandingkan SKL, KI, dan KD dalam draft silabus dan buku guru dan siswa apakah menunjukkan perbedaan atau tidak.
    4. menentukan SKL, KI, dan KD dalam Permendikbud dan buku guru dan siswa, apakah menunjukkan kesesuaian atau tidak.
Soal nomer 14 dan 15 merujuk pada penggalan materi dalam buku siswa berikut.
Study the following expressions of inviting, accepting, and declining an invitation and an appointment.
Formal Situation
InvitingAccepting an InvitationDeclining an Invitation
  • Would you like to ....
  • I'd very much like you to ....
  • We should be pleased / delighted if you could ....
  • Would you care to ....
  • You will ..., won't you?
  • That's very kind of you.
  • We'd very much like to ....
  • What a delightful idea.
  • With pleasure.
  • Thank you very much for inviting me.
  • I'm very sorry, I don't think I can.
  • I'd like to, but ....
  • I'm afraid I've already promised.
  • Thank you for asking me, but ....
  • Unfortunately, I can't ....

Informal Situation
InvitingAccepting an InvitationDeclining an Invitation
  • Why don't you come to ....
  • Like to come to ....
  • Come and ....
  • Shall we come to ....
  • You must come to ....
  • I would / will.
  • That would be very nice.
  • OK!
  • I'd like to / I'd love to.
  • Alright (then).
  • Sorry, I can't.
  • I'd love to, but ....
  • I don't think I can.
  • I wish I could, but ....
  1. Materi di atas sesuai untuk membelajarkan kompetensi dasar berikut :
    1. Menangkap makna tes tulis
    2. Menganalisis unsur kebahasaan
    3. Menyusun teks tulis sederhana
    4. Menunjukkan perilaku santun

  2. Dengan materi tersebut, peserta didik dapat melakukan langkah-langkah dalam pendekatan saintifik berikut :
    1. Mengamati dan menalar
    2. Menanya dan mengkomunikasikan
    3. Mencoba dan menanya
    4. Mengamati dan mencoba
Soal no 16 - 17 merujuk pada penggalan materi dari buku siswa berikut:
I. Writing : Responding to email / letterImagine that you're Alya. Write an email or a letter responding to the email or letter you have read and discussed. Use the following questions to guide you.
Guiding questions for the email / letter:
  1. What do you write to start your response email / letter?
  2. What details do you inform in your email / letter? (How old are you? Where do you attend senior high school? What are your hobbies? How many siblings do you have? Etc.
  3. What do you write to end your letter / email?
  1. Materi di atas sesuai untuk membelajarkan kompetensi dasar menyusun teks tulis tentang ....
    1. memberikan perhatian
    2. memuji bersayap
    3. memaparkan jati diri
    4. mendeskripsikan seseorang

  2. Pertanyaan-pertanyaan tuntunan (guiding questions) yang diberikan sangat membantu siswa untuk dapat menyusun teks tulis dengan memperhatikan aspek berikut, KECUALI ....
    1. fungsi sosial
    2. struktur teks
    3. unsur kebahasaan
    4. kebenaran konteks
Soal nomer 18-19 merujuk pada penggalan materi dalam buku siswa berikut :
Task 4. Create as many questions as you can based on the story. Use questions words such as Who, When, Where, Why, How. Then exchange your questions with a friend's sitting next to you. Discuss them.
Example:

  1. Once upon a time, there was an old couple who didn't have a child. They lived in a small house near the village forest.
    Where did the old couple live?
  2. One day, from the household Shinto altar, they heard a cute cry, "Waaa! Waaa!"
    What did they hear from the household Shinto altar?
  1. Melalui materi tersebut, siswa belajar tentang ... dalam teks naratif.
    1. Time signals
    2. Past verbs
    3. Paparan setting
    4. Complication

  2. Tugas tersebut sangat berguna dalam tahapan ... dalam pembelajaran teks naratif menggunakan pendekatan scientific.
    1. Observing
    2. Questioning
    3. Experimenting
    4. Associating

  3. Salah satu perbedaan penerapan Kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya adalah disediakannya buku guru dan buku siswa oleh pemerintah. Berikut ini pernyataan tentang buku guru dan buku siswa yang tepat, KECUALI ....
    1. Buku guru dan buku siswa memuat peta konsep pada setiap bab.
    2. Buku guru memuat petunjuk pemanfaatan masalah untuk mencapai kompetensi, sedangkan buku siswa tidak memuat hal tersebut.
    3. Buku guru dan buku siswa keduanya memuat alternatif penyelesaian dari masalah-masalah yang diberikan.
    4. Buku guru memiliki kedalaman materi yang lebih daripada buku siswa.

Recommended

Mister Guru

A person who won’t read has no advantage over one who can’t read. – Mark Twain

  • Newsletter

    Send me new articles by email